Si Angsa Dikenalkan Kepada Ratusan Pengusaha

Si Angsa Dikenalkan Kepada Ratusan Pengusaha

Rabu (30/10/2019), Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf SE MM A mengenalkan Si Angsa kepada ratusan pengusaha yang hadir pada temu pengusaha di Taman Safari Prigen.

Kepada ratusan Pengusaha Gus Irsyad memperkenalkan program baru dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan yaitu SIANGSA. Ini merupakan terobosan baru untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di wilayah kabupaten Pasuruan.

Si Angsa ini kependekan dari Sistem Informasi Angkutan Wisata yang beroperasi dari Terminal Wisata Pasrepan menuju beberapa destinasi wisata di kawasan Bromo.

Rapat Koordinasi Rute SIANGSA

Rapat Koordinasi Rute SIANGSA

Kegiatan Rapat Koordinasi Penentuan Rute Destinasi Tempat Wisata yang akan dilalui Layanan Angkutan Wisata digelar oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Rabu (23/10/2019) kemarin sukses digelar di Kecamatan Tosari.

Rapat ini dihadiri lebih dari 40 peserta terdiri dari perwakilan desa dalam lingkup Kecamatan Puspo, Tosari dan Tutur, OPD terkait serta perwakilan dari Podarwis (Kelompok Sadar Wisata).

Kegiatan tersebut bertujuan menggali potensi wisata yang ada di Kecamatan Puspo, Tosari dan Tutur untuk dijadikan rute angkutan wisata gratis kaitanya dengan program SIANGSA. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk koordinasi antar pelaku usaha wisata dengan pemdes, masyarakat dan pemerintah agar masyarakat meningkatkan kesadarannya terhadap pariwisata yang sedang berkembang di desa  dan menjadi ujung tombak pembangunan pariwisata di tingkat Kecamatan.

Dampak Badai Pasir pada Objek Wisata

Dampak Badai Pasir pada Objek Wisata

Minggu (20/10/2019) badai pasir melanda beberapa wilayah Gunung Bromo. Badai pasir tersebut diarsakan warga di Kecamatan Tosari, Kecamatan Tutur dan beberapa wilayah yang masuk dalam lereng Bromo.

Kejadian terbut berdampak pada objek wisata disekataran Gunung Bromo. Salah satunya yang terdampak serius yaitu Bromo Forest. Beberapa spot foto yang ada dalam Objek Wisata Bromo Forest rusak berat akibat terjangan badai tersebut. Atap salah satu café berhamburan diterjang angin kencang pada Minggu Sore. Spot Foto balon udara juga rusak akibat terjangan angin kencang.

Untuk wisatawan yang akan berkunjung ke Gunung Bromo disarankan membawa masker dan kacamata.

SiAngsa Si Angkutan Wisata Gratis

SiAngsa Si Angkutan Wisata Gratis

Pemerintah Kabupaten Pasuruan saat ini sedang giat melakukan pengembangan wisata di daerah Bromo. Melalui Dinas Perhubungan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan layanan angkutan gratis dari Terminal Wisata Pasrepan menuju ke bromo dengan mengunjungi ke beberapa lokasi wisata yg menuju ke Bromo.

Angkutan gratis ini dapat digunakan dengan mendaftar online melalui https://siangsa.pasuruankab.go.id di menu siangsa untuk melakukan pendaftaran. Perjalanan angkutan ini dilakukan setiap hari sabtu dan minggu dengan rute Terminal Pasrepan, Red Flower Puspo, Bromo Forest, Pasar Tosari dan Taman Eideleweis di Desa Baledono Tosari. Rendy, salah satu penumpang angkutan gratis menyampaikan angkutan ini sangat bermanfaat bagi wisatawan, kendaraannya nyaman, sopirnya juga ramah. Dia berharap agar layanan ini semakin berkembang lagi. Dia juga berjanji akan menyebarkan kepada teman-temanya untuk menggunakan angkutan gratis ini.

Sementara itu kasi jaringan transportasi, Yoni Waskito, menyampaikan angkutan ini yg gratis hanya untuk angkutannya saja, tiket masuk dan konsumsi ditanggung oleh wisatawan sendiri.

Diklat Inspeksi Keselamatan Jalan

Diklat Inspeksi Keselamatan Jalan

Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perhubungan di Kabupaten Pasuruan, PKTJ (POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN) Tegal bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Inspeksi Keselamatan Jalan Angkatan XIII. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 30 September – 4 Oktober 2019 di BJ Perdana Hotel & Resort.

Kegiatan diklat ini  bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas terutama pemenuhan fasilitas keselamatan jalan seperti rambu lalu lintas, marka jalan dan lain sebagainya.

Pelaksanaan diklat yg  diikuti oleh 30 peserta ini selain dilaksanakan di kelas juga ada praktek di luar kelas. Praktek yg dilakukan bertujuan agar peserta lebih memahami fasilitas keselamatan yg diperlukan oleh pengendara. Dalam sambutan penutupan yg disampaikan oleh Bpk. Adi Wirawan S.Sos., M.Sc. mengucapkan terimakasih dan rasa bangga kepada peserta yg telah mampu menyelesaikan diklat dengan baik. Kedepan akan dilakukan diklat lain untuk meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan tentang perhubungan.