Visi dan Misi Dinas Perhubungan Kab. Pasuruan

VISI DINAS PERHUBUNGAN

Terwujudnya Pelayanan Transportasi yang MANTAP

MANTAP artinya :

Terwujudnya pelayanan transportasi yang responsif, mantap, dan nyaman untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Penjabaran VISI :

Pelayanan Transportasi mempunyai arti terwujudnya pelayanan transportasi yang mampu memadukan moda transportasi lainnya, menjangkau seluruh pelosok wilayah daratan, untuk mewujudkan aksesbilitas transportasi yang selamat dan lancar guna menunjang pemerataan, pertumbuhan, dan stabilitas sebagai pendorong, penggerak, dan penunjang pembangunan daerah.

MISI DINAS PERHUBUNGAN

  1. Mewujudkan Keselamatan Bidang Transportasi dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat; 
  2. Mewujudkan Kelancaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
  3. Mewujudkan Aksesbilitas Masyarakat terhadap Pelayanan Jasa Perhubungan yang Terkoneksi Antar Wilayah

TUJUAN DINAS PERHUBUNGAN

  1. Menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan;
  2. Mengurangi daerah rawan kecelakaan (black spot);
  3. Meningkatkan jumlah kendaraan uji yang memenuhi persyaratan teknis laik jalan;
  4. Mempertahankan kecepatan di ruas jalan utama pada jam sibuk;
  5. Mengurangi kepadatan di ruas jalan utama pada jam sibuk;
  6. Mewujudkan Tingkat Pelayanan Ruas Jalan Utama;
  7. Mengoptimalkan jaringan pelayanan angkutan jalan;
  8. Meningkatkan pelayanan terhadap jumlah naik turun penumpang di terminal.

SASARAN DINAS PERHUBUNGAN

  1. Meningkatnya keselamatan berlalu lintas di jalan;
  2. Menurunnya daerah rawan kecelakaan (black spot) di ruas jalan utama;
  3. Meningkatnya keselamatan dan persyaratan teknis laik jalan kendaraan bermotor;
  4. Meningkatnya kelancaran berlalu lintas di ruas jalan utama;
  5. Mengurangi volume kemacetan lalu linas di ruas jalan utama;
  6. Meningkatnya kenyamanan berlalu lintas di ruas jalan utama;
  7. Meningkatnya aksesibilitasi jaringan transportasi jalan;
  8. Meningkatnya kenyamanan penumpang angkutan di terminal.

STRATEGI DINAS PERHUBUNGAN

  1. Melengkapi maupun melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas perlengkapan jalan;
  2. Melakukan peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur dan melakukan sosialisasi/penyuluhan dibidang LLAJ kepada masyarakat;
  3. Melakukan rehabilitasi dan pemeliharaan terhadap sarpras pengujian kendaraan bermotor serta melakukan peningkatan kelaikan pengoperasian kendaraan bermotor;
  4. Melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas serta evaluasi kinnerja pelayanan ruas jalan/simpang;
  5. Mengendalikan kemacetan lalu lintas dengan melakukan pengamanan, pengaturan dan penertiban lalu lintas di jalan;
  6. Melakukan manajemen dan rekayasa lalin dan pengaturan lalin dijalan;
  7. Melakukan manajemen angkutan dan penataan angkutan umum;
  8. Melakukan pembangunan terminal angkutan jalan dan penyediaan halte angkutan umum yang layak dan memadai.