KONDISI ARUS LALU LINTAS H-7 SAMPAI H-1 LEBARAN2018

dishub.pasuruankab.go.id, Pasuruan- Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan melalui PTC (Pasuruan Transport Center) memantau kondisi arus lalu lintas di kawasan Kabupaten Pasuruan selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2018. Dari pantauan CCTV yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan khususnya jalur mudik antara lain jalur pantura Pasuruan – Probolinggo dan Jalur Surabaya – Malang. Dapat dilaporkan untuk jalur pantura Pasuruan – Probolinggo arus lalu lintas terpantau ramai lancar begitupun arah sebaliknya hanya ada beberapa titik kemacetan di sekitaran Pasar Ngopak dan Alun – alun Bangil dikarenakan adanya aktifitas warga di Pasar Ngopak.

 

Kondisi arus lalu lintas Di Simpang Tiga Pasar Ngopak

Pada jalur Surabaya – Malang tidak ada kemacetan yang berarti dikarenakan sudah di fungsionalkan tol Pandaan – Lemahbang Sukorejo untuk H- Lebaran dan untuk H+ Lebaran akan difungsionalkan arah sebaliknya.  Dari pantauan CCTV yang ada di exit tol Pandaan Tamandayu arus lalu lintas terpantau ramai lancar. Pantauan arus mudik terpantau pada H-2 didominasi mobil pribadi menuju ke Malang.

 

Kondisi arus lalu lintas Simpang Empat Tamandayu

Berdasarkan data perhitungan volume kendaraan yang dilakukan, puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran. Di Simpang Tiga Gempol pada tanggal 13/06/2018 total kendaraan 47.672 kendaraan R2 maupun R4 (arah Surabaya- Pasuruan), 54.888 kendaraan R2 maupun R4 (arah Surabaya- Malang). Perhitungan di Simpang Tiga Purwodadi terdapat 56.392 kendaraan R2 maupun R4 dari Surabaya menuju ke Malang. dari arah sebaliknya terdapat 25.546 kendaraan R2 maupun R4 (arah Malang – Surabaya). Perhitungan volume kendaraan jalur pantura dilakukan di titik Simpang Empat Nguling terdapat 51.811 Kendaraan R2 maupun R4 (Probolinggo – Pasuruan) dan 51.805 Kendaraan R2 maupun R4 (Pasuruan – Probolinggo).

Dapat disimpulkan bahwa arus mudik tahun ini tidak ada kemacetan yang berarti di semua titik di kawasan Kabupaten pasuruan. Kemacetan hanya disebabkan adanya aktifitas pasar dikarenakan banyaknya warga yang berlalu lalang.